Jakarta
- Hewlett-Packard (HP) memenangkan kontrak
senilai USD 2,5 miliar dari badan antariksa Amerika Serikat (AS), NASA.
Kontrak tersebut sepakat meminta HP sebagai penyedia berbagai perangkat
seperti PC, software dan layanan IT bagi lembaga ruang angkasa tersebut
selama 10 tahun.Secara spesifik, HP akan menawarkan layanannya untuk mendukung para personel NASA dalam hal bisnis, sains, riset dan komputasi. Demikian keterangan yang dikutip wapnextone dari Bloomberg, Kamis (30/12/2010).
Dengan demikian, HP mengalahkan Lockheed Martin, perusahaan sebelumnya yang cukup lama dipercaya NASA untuk kebutuhan ini. Memenangkan kontrak dengan NASA menjadi gengsi tersendiri bagi HP. Apalagi, proyek ini dipastikan akan sangat menguntungkan. Maka wajar jika kemudian ada pihak yang kecewa ketika gagal mendapatkannya.
"Kami kecewa karena NASA memilih solusi yang lain," ujar Sheila Collins selaku juru bicara Lockheed Martin mengungkapkan penyesalannya.
"Kami mengajukan solusi terbaik berdasarkan pengetahuan kami tentang program serta pengertian kami terhadap berbagai misi NASA. Meski tak memenangkan kontrak ini, kami terus melayani NASA pada kontrak lainnya," terangnya.
Bagi HP sendiri, sebenarnya ini bukanlah kontraknya yang pertama dengan lembaga luar angkasa tersebut. Pada 2007, perusahaan yang berpusat di Palo Alto, California, AS ini berhasil membawa pulang kontrak senilai USD 5,6 miliar selama tujuh tahun untuk penyediaan PC, printer dan hardware lainnya bagi setiap pegawai NASA